Subscribed unsubscribe Subscribe Subscribe

Perbaikan Virtual Office Jakarta Selatan Tdk Maksimal

virtual office jakarta selatan - Jalur pantai utara (Pantura) Jawa yg menjadi urat nadi ekonomi serta jalur utama Pulau Jawa mendapat prioritas perhatian dari pemerintah. Sepanjang tahun digelontorkan dana besar untuk memperbaiki kerusakan di jalur ini. Perbaikan tersebut biasanya dikebut setiap menjelang lebaran agar arus mudik lebih lancar. Sejumlah pihak menyebut perbaikan jalur Pantura itu proyek abadi karna gak pernah selesai.

Sayangnya perbaikan tersebut tidak optimal. Ini tergambar dari serapan atau realisasi anggaran yang tak bisa dimanfaatkan maksimal. Ini terkonfirmasi dalam laporan Tubuh Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait penyelenggaraan jalan nasional di Pantura khusus di ruas Jawa Barat & Jawa Tengah. Menurut BPK, dana yg disediakan sebesar Rp956 miliar serta Rp1,4 triliun pada tahun anggaran 2013-2014 ngga bisa terserap semuanya. Realisasinya masing-masing  sebesar Rp893 miliar & Rp1,22 triliun.

Menurut Rizal Djalil, Anggota IV BPK, lembaganya secara khusus mengerjakan penilaian terhadap perbaikan jalur Pantura lantaran selama ini ada anggapan menjadi proyek abadi yg gak pernah selesai. BPK menyimpulkan proyek perbaikan jalur Pantura ngga ada yg fiktif. “Kami sudah mengerjakan pemeriksaan teknis keuangan, memang agak merepotkan karena dengan panjang jalan 1.400 km, kualitasnya pun ngga sama,” ujarnya di Jakarta, Rabu (17/6).

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Menpupera) Basuki Hadimuljono menambahkan, keseluruhan jalan Pantura mempunyai status dan umur berbeda. Lantaran tersebut perbaikannya dilakukan sesuai titik kerusakan atau spot tertentu setelah itu bergerak ke spot lainnya. Adanya bangunan permanen di pinggir jalan milik masyarakat dan buruknya sistem drainase membuat jalan menjadi cepat rusak park avenue service office jakarta.

Dengan beroperasinya jalan tol Cikopo-Palimanan (Cipali), menurut Basuki, perbaikan jalur Pantura dpt dilakukan lebih baik. “Ada sekitar 35 ribu LHR (lalu lintas harian rata-rata) pindah ke tol Cipali sehingga beban Pantura berkurang. Karna tersebut kami percaya dapat mengerjakan pemeliharaan dengan lebih baik,” imbuhnya.